Header Ads

test

Pendidikan Demokratik Calon Anggota FMD: Menciptakan Kader Intelektual Organik, Progresif, & Revolusioner

Front Mahasiswa Demokratik (FMD) Makassar baru-baru ini kembali  melaksanakan kegiatan, yaitu: Pendidikan Demokratik, bertemakan “Menciptakan Kader Intelektual, Organik, Progresif, & Revolusioner” dilaksanakan di Baruga Paralegal, Kassi-kassi, Kec. Rappocini, Makassar. Jum’at-Minggu (10-12/05/2019).

Pendidikan Demokratik merupakan salah satu program kerja tahunan yang diadakan oleh FMD Makassar ditujukan kepada Pemuda atau Mahasiswa pada umumnya sekaligus sebagai prasyarat untuk menjadi anggota Front Mahasiswa Demokratik (FMD) Makassar.  Adapun kegiatan tahun ini diikuti oleh beberapa mahasiswa dari 2 kampus Negri Makassar dengan jumlah peserta sebanyak 13 orang.  Dalam pelaksanaanya, Pendidikan Demokratik bermuatan penerimaan materi yang dimulai pada hari (Jum’at,10 mei 2019, Pukul. 18.40) dan berakhir pada hari (Minggu, 12 Mei 2019, Pukul. 16.00).

“Kami dari Front Mahasiswa Demokratik, dan Saya selaku Ketua Umum mewakili kawan-kawan menyampaikan harapan besar kepada calon anggota yang mengikuti pendidikan demokratik, agar kiranya setelah kegiatan ini usai kawan-kawan anggota baru dapat terlibat secara aktif dan benar-benar menjalankan status keanggotaanya. Pasca pendidikan ini, Kita tetap secara bersama-sama menjalankan roda keorganisasian, mengawal persoalan kerakyatan utamanya mengawal isu-isu demokratik yang sedang gencar-gencarnya menimpa klas tertindas’  Ujar - Irfan Rahman (selaku Koordinator Umum FMD).

Kegiatan ini berjalan dengan lancar, dan dari sisi yang sama para peserta nampak antusias mengikutinya. Hal ini dapat dilihat dari keaktifan peserta dalam memberi tanggapan, sanggahan, ataupun pertanyaan kepada pemateri.

Muhammad Aslan yang berasal dari kampus UNM selaku peserta Pendidikan Demokratik mengungkapkan “Sebelumnya saat mendengar kegiatan ini bertujuan untuk merekrut anggota baru, yang saya bayangkan adalah kegiatan-kegiatan kaderisasi seperti halnya di kampus, yang sifatnya keras dan sering bersentuhan fisik. Dengan sedikit keragu-raguan saya mengikuti kegiatan ini. Namun ternyata, berbeda dari ekspektasi sebelumnya. Bahkan  sebaliknya  sangat bermanfaat bagi mahasiswa seperti saya dalam membentuk nalar kritis. Setelah mengikuti beberapa materi, sedikit demi sedikit saya mulai tahu tentang kondisi sosial, tentang stratak sosial yang timpang tindih serta apa penyebabnya, dan lain sebagainya. Harapanku sebagai peserta, setelah kegiatan ini usai akan ada kegiatan lanjutan untuk memperdalam materi yang kami dapat.”

Kegiatan pendidikan demokratik ini diakhiri oleh Sepatah-kata dari Koordinator umum sekaligus menutup kegiatan secara Resmi,  diikuti oleh sorak sorai dan tepukan semangat dari peserta sebagai wujud semangat berlawan. BELAJAR, ORGANISASI, REVOLUSI !

*[Barick]

No comments